Environmental Noise, Industrial Noise, Measurement, Project Experience, , , ,

Industrial Noise: Fan & Blower

indoakustik environmental noise bising industri

Bising di industri selain berpengaruh kepada kesehatan dan kenyamanan karyawan, dapat juga berdampak kepada kenyamanan lingkungan. Pada umumnya sumber bising di industri itu diakibatkan adanya turbulensi udara, perbedaan temperatur, komponen-komponen mekanik yang bergerak dan bergetar, serta komponen-komponen elektrik. Contoh sumber noise di industri adalah Fan Noise dan Blower Noise seperti ditunjukkan dibawah ini.

indoakustik boiler noise bising industri
Industrial Noise Blower

Bising yang dihasilkan oleh fan umumnya terdiri dari dua yakni broadband aerodynamic noise dan discrete tones.

Broadband aerodynamic noise berasal dari turbulensi yang terjadi akibat tumbukan udara diam dan udara bergerak. Akibat tumbukan ini akan terjadi arus arus pusar (eddlike flow) pada saluran keluar. Tingkat daya suara dari aerodynamic noise dapat di perkirakan dengan persamaan di berikut ini:

LW = 10 log Q + 20 log pt + K                             (1)

dimana:

Lw = Tingkat daya suara rata-rata [dB]

Q = Kecepatan aliran volume [cfm]

pt = Tekanan statik [in. H2o]

K = konstanta

Setiap baling baling melewati sebuah titik di dalam ruang, terjadilah fluktuasi tekanan disekitarnya, demikian juga saat baling baling melewati cut-off point. Kedua hal inilah yang menyebabkan munculnya discrete tones pada frekuensi tertentu yang tentunya berhubungan dengan kecepatan putar baling baling. Frekuensi dari discrete tones biasa disebut sebagai blade passing frequency dan dapat di hitung dari persamaan di bawah ini.

dimana:

blade passing frequency

fn = Frekuensi discrete tones [Hz]

B = Jumlah baling-baling (blade)

N = Kecepatan putar fan [rpm]

n = Harmonik, n=1 (harmonik pertama/dasar), n=2 (harmonik kedua), dst

Prinsip kerja dari blower ini sebenarnya sama dengan fan karena juga melibatkan pergerakan sejumlah besar volume udara. Perbedaannya hanyalah pada kecepatan aliran volumenya yang lebih tinggi dan tekanannya yang lebih besar.  Hal ini menyebabkan tingkat tekanan suara yang lebih tinggi dibandingkan dengan fan. Biasanya blower digunakan untuk menggerakkan atau memindahkan berbagai jenis bahan dan barang produk.

Ada dua jenis blower dimana yang pertama sama dengan centrifugal fan hanya dengan kecepatan putar dan tekanan yang lebih tinggi. Oleh karena itu cara menentukan tingkat daya suaranya juga sama. Yang kedua adalah rotary positive displacement blower

Disini setiap impeller lobe melewati masukan (inlet) dari blower, sejumlah volume udara akan terperangkap dan dibawa ke keluaran (outlet) dari blower. Siklus ini terjadi 4 kali untuk satu kali poros berputar sehingga discrete tone yang dihasilkan adalah sebagai berikut.

dimana :

blower discrete tones

fn = Frekuensi discrete tones [Hz]

N = Kecepatan putar poros (shaft) [rpm]

n = Harmonik, n=1 (harmonik pertama/dasar), n=2 (harmonik kedua), dst

industrial noise blower noise
Industrial Noise Blower

Blower jenis ini sangat bising sehingga tingkat daya suaranya sering mencapai 120 dB disekitar inlet dan outletnya.

Case Study: Industrial & Environmental Noise di Kompleks MM2100 Industrial Estate, Bekasi

indoakustik noise control
indoakustik acoustic camera bising industri

Salah satu industri komplek MM2100 Industrial Estate menggunakan blower untuk memindahkan material produksi mereke melalui pipa. Selain bising yang diakibatkan oleh blower, timbul juga bising pada pipa akibat gesekan material dengan permukaan dalam pipa. Penyebaran bising blower dan pipa ini pada kondisi tertentu bisa melebihi 85 dBA pada area pagar industri tersebut sehingga melebihi baku tingkat bising lingkungan seperti yang ditentukan oleh regulasi (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996, tentang Baku Mutu Kebisingan. Tingkat bising bising lingkungan yang tinggi ini mendapat komplain dari industri di sebelahnya.

PT Indoakustik Rakayasa Utama hadir untuk memberikan masukan, melakukan pengukuran tingkat bising lingkungan, investigasi sumber bising dan pelaksanaan pengendalian bising sehingga tercapai tingkat bising di lingkungan dibawah 70 dBA.

Tinggalkan Balasan

Need help?